
Kegiatan ini dihadiri jajaran unit kerja terkait selingkung Unesa.
Unesa.ac.id., SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Kerja Sama menyelenggarakan Sosialisasi Peta Bisnis dan Kerja Sama Dalam Negeri pada Rabu, 10 September 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 9, Gedung Rektorat, Kampus Unesa II Lidah Wetan, Surabaya.
Direktur Kerja Sama Unesa, Slamet Setiawan menyampaikan bahwa sosialisasi ini dimaksudkan untuk mempercepat proses implementasi kerja sama dengan melakukan integrasi sistem melibatkan tiga unit kerja, yaitu kerja sama, perencanaan, dan keuangan.
"Dulu aplikasi masih berjalan sendiri-sendiri. Sekarang sudah terintegrasi, sehingga data di Simkerma langsung terhubung dengan Ravasa (Rencana Kerja Anggaran, Monitoring, dan Evaluasi) dan Simpati (Sistem Informasi Manajemen Pelaksanaan Anggaran dan Akuntansi)," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya integrasi sistem ini, proses pencairan dana kerja sama dalam negeri bisa berjalan lebih efektif dan efisien.

Direktur Kerja Sama, Slamet Setiawan menekankan bahwa implementasi kerja sama termasuk urusan anggaran sudah terintegrasi melibatkan tiga unit kerja, yaitu kerja sama, perencanaan, dan keuangan.
Hal senada juga disampaikan Farij Ibadil Maula, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri. Ia menegaskan bahwa seluruh proses kini berbasis digital atau sistem, seperti Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang sudah tidak memperlukan tanda tangan basah lagi.
"Verifikasi surat pimpinan cukup dengan klik notifikasi di e-office. Tentu ini mempercepat administrasi kerja sama. Harapanya, PIC kerja sama setiap unit kerja selingkung Unesa lebih semangat mengajak mitra dari pemerintah, industri, maupun perguruan tinggi lain untuk bersinergi dengan Unesa," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dengan sistem yang semakin cepat dan transparan, banyak pihak yang semakin percaya untuk bekerja sama dengan Unesa. Ini merupakan bagian ikhtiar Unesa menjadi kampus berdampak dan berkontribusi dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
"Kegiatan ini juga sekaligus mendukung Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 6, yakni kerja sama dengan instansi luar, serta berkontribusi pada IKU 2 dan IKU 5," tutupnya.

www.unesa.ac.id
Dari aspek keuangan, Hibowo, Kasubdit Perbendaharaan Unesa, menjelaskan bahwa integrasi yang dirancang akan mempercepat sekaligus menertibkan alur pencairan anggaran.
Ia menjelaskan syarat yang wajib dipenuhi meliputi PKS (Perjanjian Kerja Sama), MoU (Memorandum of Understanding), RAB (Rencana Anggaran Biaya), dan validasi dana masuk. Setelah lolos verivikasi, dokumen akan masuk ke Ravasa untuk dipergunakan sebelum dilanjutkan ke pencairan keuangan.
"Kalau syarat lengkap, pencairan tidak sampai satu hari sudah bisa masuk ke unit atau fakultas. Apalagi dengan adanya program Content Management System (CMS) auto insert, Unesa bisa mencairkan dana langsung tanpa instruksi ke bank mitra," tegasnya.][
***
Reporter: Mochammad Ja'far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: