![PETANQUE: Para atlet dan pelatih Petanque asal Timor Leste foto bersama pengurus KONI dan FOPI di di lapangan internasional Petanque Indoor Unesa, Surabaya, Rabu (28/10/2025). [FOTO: AROHMAN]](/images/foto-01-11-2025-09-08-24-0159.png)
PETANQUE: Para atlet dan pelatih Petanque asal Timor Leste foto bersama pengurus KONI dan FOPI di di lapangan internasional Petanque Indoor Unesa, Surabaya, Rabu (28/10/2025). [FOTO: AROHMAN]
Unesa.ac.id. SURABAYA—Pelaksanaan TOT (Training of Trainers) untuk pelatih dan atlet olahraga Petanque asal Timor Leste di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa)ditinjau langsung Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan jajarannya pada Rabu (28/10/2025).
Dalam kunjungan kali ini, Marciano Norman didampingi sejumlah pengurus Pengurus KONI Pusat, juga Ketua KONI Provinsi Jawa Timur, Muhammad Nabil disambut langsung Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan; bersama Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko; Dekan FIKK, Irmantara Subagio; Sekretaris Umum FOPI Jatim, Abdul Hafidz; dan Tim Pelatih Petanque Nurkholis; serta sejumlah pejabat dan pegiat olahraga lainnya.
Dalam sambutannya mewakili Rektor, Dwi Cahyo Kartiko yang juga Ketua Umum FOPI Pengprov Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim Monev KONI Pusat. “Kerja sama KONI Pusat, CDTL, Unesa, dan FOPI ini merupakan langkah strategis meningkatkan hubungan Indonesia dan Timor Leste melalui pembinaan olahraga Petanque,” ujarnya.

KERJA SAMA: Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat menyampaikan sambutan di lapangan internasional Petanque Indoor Unesa, Surabaya, Rabu (28/10/2025).
Sementara Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyambut baik kerja sama melalui pembinaan olahraga Petanque bagi pelatih dan atlet Timor Leste. “Alhamdulillah kerja sama KONI Pusat, CDTL (KONI-nya Timor Leste) dengan Universitas Negeri Surabaya dalam mengembangkan olahraga Petanque.
Unesa di bawah kepemimpinan Cak Hasan yang juga merupakan Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia merupakan tempat yang sangat tepat. Kita lihat fasilitasnya bagus, kemudian atlet-atlet asal Timor Leste ini sudah dua minggu di sini. Mereka sudah berlatih selama 78 jam, dan mereka nanti akan kembali ke Timor Leste untuk mengembangkan apa yang mereka dapat di sini,” kata Marciano Norman.
“Kemudian mereka juga bertemu dengan Timnas Petanque Indonesia yang disiapkan untuk SEA Games. Ke depan Unesa punya program berlatih bersama di Timor Leste. Jadi, melalui olahraga Petanque, kita tingkatkan kualitas hubungan Indonesia dengan Timor Leste melalui olahraga Petanque dengan kehadiran akademisi dari Unesa dan juga dukungan penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat dengan mitra KONI di sana adalah CDTL,” tandasnya.

BOSI: Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menerima bosi dari Rektor Unesa Cak Hasan di lapangan internasional Petanque Indoor Unesa, Surabaya, Rabu (28/10/2025).
“Saya rasa kerja sama ini merupakan satu langkah maju dan bersejarah. Dalam hal ini nanti pengembangan pétanque di Timor Leste, bahwa mereka pernah didukung oleh pelatih-pelatih terbaik Indonesia, oleh tokoh-tokoh sport science dari Indonesia, sehingga mari kita dorong kerja sama ini,” lanjut Marciano.
“Dan sekali lagi kepada Unesa di bawah Prof Nurhasan yang juga Ketua Federasi Olahraga Pétanque Indonesia kita tentukan kerja sama. Saya juga berterima kasih kepada KONI Provinsi Jawa Timur yang memberi dukungan penuh terhadap event ini. Sukses untuk Petanque Indonesia. Sukses untuk Petanque Timor Leste,” punkasnya.
Perlu diketahui, sebanyak 2 calon pelatih dan 5 calon atlet petaque asal Timor Leste secara khusus menjalani TOT di Unesa 20 – 30 Oktober 2025. Selama berada di Unesa, ketujuh utusan CDTL Timor Leste itu mendapat pengetahuan dasar secara teori dan praktik permainan Petanque. Setidaknya selama berada di camp pelatihan Petanque Unesa mereka mendalami pétanque secara khusus selama 78 jam.
Ketujuh perwakilan asal Timor Leste itu antara lain Antonio de Araujo dan Adão Pinto yang khusus untuk menjadi pelatih, dan 5 lainnya sebagai atlet adalah Abrão da Costa Monteiro, Ivalio Rosalino Fátima Smith, Lidia Moreira, Zidanio Ernartino Riano Guterres Pereira, dan Ovidio Hermengildo Freitas Pinto da Conceição Reis. ][
***
Penulis dan dokumentasi: Tim Komunikasi FOPI Jatim
Share It On: