Unesa.ac.id-Surabaya, Melihat peserta didik yang mengeluhkan sulitnya pelajaran fisika membuat banyak kalangan untuk membuat metode dalam mengatasinya. Salah satunya dengan dengan metode pembelajaran Diner (Digital Trainer) media pembelajaran yang memperkuat konsep listrik dinamis. Metode pembelajaran ini merupakan hasil penelitian PKM dari mahasiswa Unesa yang terdiri dari Rofi’atul Aliyah (Pendidikan Fisika), Nuril Lailiyah Iswahyuni (Pendidikan Kimia), Muhammad Azhar Bazir (Teknik Listrik) yang dibimbing oleh Setyo Admoko S.Pd, M.Pd.
Trainer atau alat hitung pada rangkaian listrik yang berhubungan dengan komponen-komponen listrik maupun elektronika, yang sudah ada di masyarakat dimodifikasi dengan penambahan resistor, kapasitor dan induktor serta menggunakan LCD sehingga hasil atau nilai pengukuran dapat langsung diketahui oleh praktikkan. Pembaharuan yang dikembangkan perlu diteliti keefektifannya sehingga dapat digunakan oleh guru dan peserta didik sebagi media pembelajaran. Selain itu, desain media ini lebih praktis, efisien, kompleks dan teruji keakuratannya.
Diner juga telah teruji salah satunya di sekolah SMAN 1 Tongas Probolinggo. Menurut data yang ditemukan siswanya hanya dikenalkan pada teori saja, peralatan pada laboratorium pun masih belum memadai serta implementasi teori masih kurang apalagi di dalam materi listrik. Namun dengan adanya media Diner peningkatan kemampuan siswa mulai naik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah dan juga menambah minat siswa untuk belajar Fisika yang notabennya merupakan fisika sulit.
Dalam hal ini media Diner dapat mengembangkan dan merangsang kreativitas peserta didik dam membantu peserta didik dalam memahami konsep mengenai listrik dinamis dengan mudah. Serta media Diner ini dapat digunakan guru untuk menyampaikan materi. (why)
Share It On: